RSI Siti Aisyah Madiun Terima 15 Siswa PKL UBHM Ma...
- 03 Agustus 2026
- Umum
Madiun,14 Agustus 2026 – RSI Siti Aisyah Madiun kembali menggelar Pengajian Rutin Karyawan pada hari ini di Masjid Muchsin Ali, lingkungan RSI Siti Aisyah Madiun. Kegiatan ini diikuti seluruh jajaran karyawan, direksi, dan tenaga kesehatan sebagai upaya memperkuat nilai spiritual sekaligus motivasi dalam bekerja dan melayani.
Pengajian kali ini menghadirkan penceramah Ustadz Marsono,S.Pd.I dengan materi utama “BANGKIT DENGAN IKHTIAR, TENANG DENGAN TAWAKKAL”.Materi Inti: Ikhtiar dan TawakalDalam tausiahnya, Ustadz Marsono mengangkat 3 landasan utama: Al-Qur’an dan Hadits.
QS. An-Najm ayat 39-41“Bahwa manusia hanya memperoleh apa yang telah diusahakannya, bahwa sesungguhnya usahanya itu kelak akan diperlihatkan, kemudian dia akan diberi balasan atas amalnya itu dengan balasan yang paling sempurna.
”Ustadz Marsono menegaskan bahwa setiap usaha, sekecil apapun, tidak akan sia-sia. Allah mencatat dan akan membalas dengan sempurna. Ini menjadi motivasi bagi karyawan untuk bekerja profesional dan ikhlas. QS. Ar-Ra’d ayat 11“Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sebelum mereka mengubah keadaan diri mereka sendiri...”Ayat ini mengingatkan bahwa perubahan, kemajuan rumah sakit, dan peningkatan pelayanan dimulai dari perubahan diri kita sendiri. Selain itu, ada malaikat yang selalu menjaga kita atas perintah Allah.
Hadits Riwayat Muslim“Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai Allah daripada Mukmin yang lemah; dan pada keduanya ada kebaikan.
Bersungguh-sungguhlah untuk mendapatkan apa yang bermanfaat bagimu dan mintalah pertolongan kepada Allah serta janganlah sekali-kali engkau merasa lemah...”Hadits ini menjadi penegas bahwa sebagai insan dan tenaga kesehatan, kita harus kuat, semangat berikhtiar, namun tetap menyerahkan hasil kepada Allah.
5 Hikmah Ikhtiar dan 4 Hikmah Tawakal Ustadz Marsono merinci pentingnya dua hal ini dalam kehidupan kerja:
A. Pentingnya Ikhtiar: Syarat Perubahan Nasib – Hidup tidak akan berubah jika hanya menunggu tanpa tindakan nyata. Nilai Ibadah – Setiap lelah bekerja melayani pasien adalah ibadah.Melatih Kemandirian – Usaha membentuk mental tidak mudah bergantung pada orang lain.Menjauhkan Putus Asa – Orang yang berikhtiar selalu punya harapan baru.Menyempurnakan Tawakal – Doa tanpa ikhtiar adalah angan-angan, ikhtiar tanpa doa adalah sombong.
B. Pentingnya Tawakal:Memberi Ketenangan Jiwa – Yakin hasil akhir diatur Allah Yang Maha Mengetahui.Mencegah Putus Asa – Gagal bukan akhir, karena ada ketetapan terbaik dari Allah.Menyempurnakan Ikhtiar – Mengingatkan batas kemampuan manusia agar tidak sombong.Mendapat Kecukupan dari Allah – Allah berjanji mencukupkan keperluan orang yang tulus berserah diri.
Di akhir pengajian, seluruh peserta diajak untuk menjadikan RSI Siti Aisyah sebagai rumah sakit yang tidak hanya unggul secara medis, tetapi juga kuat secara spiritual. “Bekerja dengan ikhtiar maksimal, melayani dengan hati, dan bertawakal penuh kepada Allah,” pesan Ustadz Marsono.Kegiatan ditutup dengan doa bersama agar seluruh karyawan dan keluarga besar RSI Siti Aisyah selalu diberi kesehatan, kemudahan, dan keberkahan dalam bekerja.(MJK)