#

RSI Siti Aisyah Madiun dan RSU Muhammadiyah Ponorogo Sinergi Kembangkan Layanan Stem Cell

Marjoko   30 Juli 2026

Madiun, 29 Juli 2026 – RSI Siti Aisyah Madiun pada hari ini menerima kunjungan kerja dari RSU Muhammadiyah Ponorogo. Kunjungan tersebut dilaksanakan dalam rangka Diskusi Layanan Stem Cell sebagai bagian dari penguatan jejaring layanan unggulan di lingkungan Persyarikatan Muhammadiyah.

Kegiatan yang berlangsung di Aula RSI Siti Aisyah Madiun ini dihadiri oleh jajaran Direksi RSI Siti Aisyah Madiun, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Madiun, serta tim medis dari kedua rumah sakit.

Hadir dalam kegiatan tersebut Direktur RSI Siti Aisyah Madiun dr. Donna Dwi Yudhawati, MMR, FISQua, dan Wakil Direktur dr. Erik Hidajaya Putra. Dari RSU Muhammadiyah Ponorogo hadir Wakil Direktur Medis dr. Rina beserta tim manajemen. Turut serta pula dr. Thoni, Sp.B, dr. Yuniar, dan jajaran tim dari RSU Muhammadiyah Ponorogo.

Pemaparan Layanan dan Testimoni Secretome Acara dibuka dengan pemutaran tayangan perjalanan pengembangan layanan Stem Cell di RSI Siti Aisyah Madiun. Dalam tayangan tersebut ditampilkan sejarah awal, fasilitas penunjang, hingga capaian pelayanan yang telah diberikan kepada pasien.

Selanjutnya, pemaparan materi disampaikan oleh dr. Alifa. Dalam presentasinya, dr. Alifa menjelaskan secara rinci mengenai alur tindakan Stem Cell, mulai dari indikasi pasien, prosedur pengambilan, proses kultur, hingga tahapan terapi. Materi juga dilengkapi dengan testimoni penggunaan secretome sebagai salah satu produk turunan Stem Cell yang kini mulai banyak digunakan untuk mendukung proses penyembuhan jaringan. “Secretome ini kami gunakan sebagai salah satu inovasi terapi regeneratif. Harapannya dapat menjadi pilihan terapi tambahan yang aman dan efektif bagi pasien,” jelas dr. Alifa dalam pemaparannya.

Diskusi dan Komitmen Kolaborasi Setelah sesi pemaparan, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi interaktif. Dalam diskusi tersebut, kedua belah pihak saling bertukar pengalaman terkait tantangan, peluang, dan strategi pengembangan layanan Stem Cell di rumah sakit.

Wadir Medis RSU Muhammadiyah Ponorogo, dr. Rina, menyampaikan apresiasi atas keterbukaan RSI Siti Aisyah Madiun dalam berbagi ilmu. Beliau berharap kunjungan ini dapat menjadi rujukan bagi RSU Muhammadiyah Ponorogo dalam mempersiapkan layanan serupa di masa mendatang.



Sementara itu, Direktur RSI Siti Aisyah Madiun, dr. Donna Dwi Yudhawati, MMR, FISQua, menekankan pentingnya kolaborasi antar rumah sakit Muhammadiyah. “Kami sangat terbuka untuk berbagi. Dengan sinergi seperti ini, layanan kesehatan Muhammadiyah bisa semakin kuat dan menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan terapi regeneratif,” ujar dr. Donna.

Wakil Direktur RSI Siti Aisyah Madiun, dr. Erik Hidajaya Putra, juga menambahkan bahwa diskusi ini diharapkan dapat ditindaklanjuti dengan program pelatihan dan pendampingan teknis bagi tim dari RSU Muhammadiyah Ponorogo.

Acara ditutup dengan sesi foto bersama seluruh jajaran direksi, PDM Kota Madiun, dan tim dari RSU Muhammadiyah Ponorogo. Foto bersama ini menjadi simbol komitmen bersama untuk terus memperkuat layanan kesehatan berbasis nilai-nilai Islam dan kemajuan ilmu kedokteran.

Dengan adanya diskusi ini, RSI Siti Aisyah Madiun berharap dapat menjadi pusat rujukan dan tempat berbagi pengetahuan bagi rumah sakit Muhammadiyah lain dalam pengembangan layanan Stem Cell dan terapi regeneratif di madiun sekitarnya sampai wilayah Jawa Timur.(MJK)