Apel Pagi RSI Siti Aisyah Madiun: Fokus Akreditasi...
- 02 Juli 2026
- Umum
Madiun, 1 Juli 2026 – Guna mendukung target penurunan stunting nasional, RSI Siti Aisyah Madiun menyelenggarakan In House Training (IHT) pada hari ini, Rabu, 1 Juli 2026. Kegiatan bertempat di Gedung Ahmad Dahlan Lantai 4 RSI Siti Aisyah Madiun dengan mengangkat tema “Prognas Stunting”.
IHT ini menghadirkan narasumber dr. Rahmadhani Drajati Imana Putri dan diikuti oleh seluruh tenaga kesehatan RSI Siti Aisyah Madiun. Agar pelayanan rumah sakit tetap berjalan, peserta dibagi secara bergelombang sesuai jadwal piket masing-masing unit.
3 Materi Utama untuk Penguatan NakesDalam pemaparannya, dr. Rahmadhani menekankan bahwa penanggulangan stunting harus dimulai dari rumah sakit. Ada tiga pilar materi yang disampaikan:
Deteksi Dini Nakes dibekali cara mengidentifikasi gangguan pertumbuhan anak secara cepat dan akurat.
Mulai dari teknik pengukuran tinggi badan, berat badan, hingga pembacaan kurva pertumbuhan sesuai standar WHO dan Kemenkes. “Deteksi sedini mungkin adalah kunci. Jangan sampai terlambat baru ditangani,” ujarnya.
Intervensi Gizi Sesi ini membahas pemberian nutrisi optimal bagi ibu hamil dan balita. Fokusnya pada pemenuhan 1.000 Hari Pertama Kehidupan, mulai dari gizi ibu hamil, ASI eksklusif, sampai MPASI yang padat gizi dan terjangkau. Tujuannya jelas, mencegah terjadinya kegagalan tumbuh sejak awal.
Edukasi Pasien Dokter dan nakes juga dilatih cara memberikan konseling yang efektif kepada orang tua. Materinya meliputi pola asuh yang responsif, serta penyusunan pola makan sehat yang bisa dipraktikkan keluarga di rumah tanpa harus mahal. “Kita harus jadi konsultan gizi yang ramah dan solutif, bukan menakut-nakuti,” jelas dr. Rahmadhani.
Komitmen RSI Siti Aisyah Madiun Manajemen RSI Siti Aisyah Madiun menyampaikan bahwa IHT ini merupakan bagian dari komitmen rumah sakit dalam mendukung Program Nasional Penurunan Stunting atau Prognas. “Tenaga kesehatan adalah ujung tombak.
Dengan ilmu yang update, kami yakin RSI bisa berkontribusi lebih besar dalam mencetak generasi Madiun yang sehat, cerdas, dan bebas stunting,” kata direktur RSI Siti Aisyah Madiun..
Kegiatan ditutup dengan diskusi interaktif dan komitmen bersama seluruh tenaga kesehatan untuk menerapkan ilmu yang didapat saat melayani pasien di Poli Anak, Poli Gizi, dan kegiatan Baksos RSI Siti Aisyah Madiun.(MJK)