#

Perdalam Ideologi Persyarikatan, Karyawan RSI Siti Aisyah Madiun Ikuti Pengajian Rutin Bahas Matan Muqaddimah Anggaran Dasar Muhammadiyah

Marjoko   22 Oktober 2026

Madiun,22 Oktober – Untuk memperkuat ruh keislaman dan ideologi kemuhammadiyahan bagi seluruh karyawan, RSI Siti Aisyah Madiun kembali menggelar Pengajian Rutin Karyawan. Pengajian dilaksanakan hari ini, Rabu, 22 Oktober 2026, bertempat di Masjid Muchsin Ali Lantai 2, Gedung Mas Mansyur RSI Siti Aisyah Madiun. Pengajian diikuti oleh seluruh karyawan yang tidak dalam pelayanan.

Hadir sebagai penceramah adalah Dr. Suwardi Rosyid, M.Pd.I, Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Madiun. Tema Mendalam: Matan Muqaddimah Anggaran Dasar MuhammadiyahPada kesempatan kali ini, tema yang diangkat sangat fundamental dan mendalam, yaitu: "Matan Muqaddimah Anggaran Dasar Muhammadiyah - Memahami dasar pemikiran, nilai perjuangan, dan penerapannya dalam kehidupan Persyarikatan."Dalam tausiyahnya yang penuh makna, Dr. Suwardi Rosyid menjelaskan bahwa Matan Muqaddimah AD Muhammadiyah bukanlah sekadar teks pembukaan, melainkan merupakan kristalisasi dari pemikiran, jiwa, dan cita-cita perjuangan Muhammadiyah yang digali dari Al-Qur'an dan As-Sunnah. "Jika karyawan RSI Siti Aisyah ingin bekerja dengan ruh Muhammadiyah, maka wajib memahami Muqaddimah ini.  Di sinilah kita tahu untuk apa kita bekerja, untuk siapa kita berjuang, dan bagaimana cara berjuangnya," tegas Dr. Suwardi.

Isi Pokok Urutannya Bergerak dari Dasar Hidup Hingga Tujuan Akhir Beliau menjelaskan secara runtut bahwa isi pokok Matan Muqaddimah Anggaran Dasar Muhammadiyah bergerak secara sistematis, dari dasar hidup manusia hingga tujuan akhir perjuangan.

Ada 7 pilar utama yang dibahas:

1. Tauhid

Dasar utama. Hidup manusia harus bertauhid murni kepada Allah SWT. Membebaskan diri dari syirik, takhayul, bid'ah, dan khurafat. Bekerja di RSI adalah ibadah karena Allah.

2. Hidup Sosial (Bermasyarakat)

Manusia adalah makhluk sosial. Islam mengajarkan untuk hidup bermasyarakat, tolong-menolong, dan membangun persatuan. Inilah dasar pelayanan di RSI, melayani masyarakat dengan sebaik-baiknya.

3. Hukum Allah

Segala aspek kehidupan harus diatur oleh hukum Allah yang bersumber dari Al-Qur'an dan Sunnah. Menjadikan Islam sebagai pedoman hidup yang sesungguhnya.

4. Dakwah

Berjuang menegakkan dan menjunjung tinggi Agama Islam melalui dakwah amar ma'ruf nahi munkar. RSI adalah salah satu media dakwah Muhammadiyah melalui pelayanan kesehatan.

5. Teladan Rasul

Menjadikan Nabi Muhammad SAW sebagai uswah hasanah, teladan terbaik dalam perjuangan, akhlak, dan ibadah.

6. Persyarikatan

Untuk mewujudkan tujuan tersebut, diperlukan organisasi yang teratur, yaitu Persyarikatan Muhammadiyah sebagai gerakan Islam yang bergerak di berbagai bidang.

7. Tujuan Akhir

Tujuan akhir perjuangan Muhammadiyah adalah terwujudnya masyarakat Islam yang sebenar-benarnya, yang diridhai Allah SWT di dunia dan akhirat."Urutannya sangat logis. Dimulai dari Tauhid sebagai pondasi hati, lalu bagaimana hidup di masyarakat, diatur oleh Hukum Allah, kemudian kita berdakwah meneladani Rasul, melalui wadah Persyarikatan, untuk mencapai Tujuan Akhir yang diridhai Allah," jelas Dr. Suwardi.

Pengajian yang berlangsung khidmat ini diakhiri dengan doa bersama. Para karyawan tampak antusias dan mendapatkan pencerahan baru tentang jati diri sebagai bagian dari keluarga besar Muhammadiyah. Direktur RSI Siti Aisyah Madiun, dr. Donna Dwi Yudhawati, MMR, FISQua, berharap dengan pengajian rutin ini, seluruh karyawan tidak hanya cakap secara profesional, tetapi juga kuat secara ideologis."Kita ingin karyawan RSI Siti Aisyah bekerja dengan 2 kecerdasan: cerdas profesional dan cerdas spiritual kemuhammadiyahan. Memahami Muqaddimah ini adalah bekal agar pelayanan kita tidak hanya bernilai duniawi, tapi juga bernilai ibadah," tutupnya.(MJK)


#RSISitiAisyahMadiun #PengajianRutin #MasjidMuchsinAli #GedungMasMansyur #DrSuwardiRosyid #PDMKotaMadiun #MatanMuqaddimah #AnggaranDasarMuhammadiyah #22Oktober2026