RSI Siti Aisyah Madiun Gelar Akreditasi dan Pering...
- 04 September 2026
- Umum
Madiun,4 September 2026 - Sebagai bentuk pengabdian dan sinergi antar lembaga, Rumah Sakit Islam Siti Aisyah Madiun menurunkan Tim Kesehatan untuk mendukung kelancaran Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama yang berlangsung di Pondok Pesantren Tambakberas, Jombang 27- 31 Agustus 2026. RSI Siti Aisyah Madiun bersama jaringan Rumah Sakit Muhammadiyah se-Jawa Timur mendapatkan jadwal piket pelayanan kesehatan di lokasi muktamar. Penugasan ini menjadi bukti nyata bahwa semangat melayani umat dapat terjalin dalam kebersamaan, meskipun berbeda latar belakang organisasi.
Tim dan Peralatan Disiagakan 24 JamTim Kesehatan yang diberangkatkan RSI Siti Aisyah Madiun terdiri dari tenaga medis profesional yang berpengalaman dalam penanganan kegawat daruratan. Adapun personel yang bertugas yaitu:
dr. Dikky sebagai Dokter Jaga Ristiono sebagai Perawat Auklia Arifuddin Sholeh sebagai Perawat 1 orang Sopir Ambulans sebagai Tim Evakuasi.
Selain tenaga medis, RSI Siti Aisyah Madiun juga mengerahkan 1 unit ambulans lengkap dengan perlengkapan medis darurat, oksigen, dan obat-obatan. Tim ini disiagakan selama 24 jam penuh di Posko Kesehatan Rumah Sakit Muhammadiyah Jawa Timur yang berada di area Muktamar ke-35 NU.
Tugas utama tim meliputi memberikan pelayanan kesehatan dasar, penanganan pertama pada kecelakaan dan penyakit, pemantauan kesehatan para peserta, ulama, serta panitia, hingga melakukan rujukan ke rumah sakit terdekat apabila diperlukan.
Wujud Sinergi Muhammadiyah-NU untuk Umat Direktur RSI Siti Aisyah Madiun menyampaikan bahwa keterlibatan rumah sakit dalam Muktamar ke-35 NU merupakan amanah dan kebanggaan.
"Atas nama keluarga besar RSI Siti Aisyah Madiun, kami siap mendukung penuh terselenggaranya Muktamar ke-35 NU. Ini bukan tentang organisasi, ini tentang kemanusiaan dan pelayanan.
Semoga kehadiran tim kami dapat meringankan beban panitia dan memberikan rasa aman bagi seluruh peserta muktamar," ujarnya.
Beliau juga menambahkan bahwa kegiatan ini sejalan dengan visi RSI Siti Aisyah sebagai rumah sakit yang tidak hanya melayani pasien di dalam gedung, tetapi juga hadir di tengah masyarakat saat dibutuhkan.
Sementara itu, Koordinator Posko Kesehatan Rumah Sakit Muhammadiyah Jawa Timur di lokasi Muktamar ke-35 NU mengapresiasi dukungan dari RSI Siti Aisyah Madiun. "Kami sangat terbantu dengan adanya tim dari RSI Siti Aisyah. Dengan personel dokter, 2 perawat dan ambulans yang siaga, layanan kesehatan di area muktamar menjadi lebih optimal. Ini adalah contoh nyata ukhuwah Islamiyah dan gotong royong antara Muhammadiyah dan NU dalam melayani umat," jelasnya.
Harapan di Usia 64 Tahun RSI Siti AisyahKeterlibatan RSI Siti Aisyah Madiun dalam Muktamar ke-35 NU ini juga bertepatan dengan peringatan Milad RSI ke-64. Pihak rumah sakit berharap, di usia yang ke-64 ini, RSI Siti Aisyah dapat terus memperluas manfaat dan menjadi rumah sakit yang berkontribusi bagi bangsa."64 tahun mengabdi.
Semoga di usia ini RSI Siti Aisyah semakin profesional, Islami, dan semakin banyak menebar manfaat, tidak hanya untuk warga Madiun, tetapi juga untuk masyarakat luas seperti dalam kegiatan Muktamar ini," tutup Direktur.
Dengan adanya dukungan Tim Kesehatan dari RSI Siti Aisyah Madiun, diharapkan pelaksanaan Muktamar ke-35 NU di Tambakberas Jombang dapat berjalan dengan lancar, aman, dan seluruh peserta senantiasa dalam keadaan sehat. (MJK)
#RSISitiAisyahMadiun #MuktamarNU35 #TambakberasJombang #TimKesehatan #PelayananIslami #Muhammadiyah #NU