#

LRB MDMC RSI BEKALI ILMU KEWASPADAAN TERHADAP BENCANA DAN PERTOLONGAN PERTAMA PADA KORBAN PATAH TULANG DAN TERSEDAK KEPADA SISWA SMP MUHAMMADIYAH

Madiun 18 Juli 2025 - Tim Lembaga Resiliensi Bencana (LRB) Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) RSI Siti Aisyah Madiun mengisi kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMP Muhammadiyah 1 Kota Madiun. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada siswa-siswi tentang kewaspadaan bencana di lingkungan sekolah, baik kebakaran maupun kebanjiran, serta pertolongan pertama pada korban.

Materi yang disampaikan dalam kegiatan ini meliputi kewaspadaan bencana di lingkungan sekolah, baik kebakaran maupun kebanjiran, serta pertolongan pertama pada korban, seperti luka, patah tulang, tersedak, luka robek, balut luka, dan cara membidai. Narasumber pemateri dalam kegiatan ini adalah dr. Erik Hidajaya, dr. M. Dicky Hafiselfi, Ristiono, dan Anas Romadhon dari Tim LRB MDMC RSI Siti Aisyah Madiun.

"Kewaspadaan bencana sangat penting bagi siswa-siswi di lingkungan sekolah untuk mengantisipasi dan menghadapi bencana yang mungkin terjadi," ujar dr. Erik Hidajaya. "Dengan pengetahuan dan keterampilan yang tepat, siswa-siswi dapat membantu diri sendiri dan orang lain dalam situasi darurat."

Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan kesiapan siswa-siswi SMP Muhammadiyah 1 Kota Madiun dalam menghadapi bencana dan memberikan pertolongan pertama pada korban. Dengan demikian, mereka dapat menjadi lebih siap dan tanggap dalam menghadapi situasi darurat.

Ristiono menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian RSI Siti Aisyah Madiun terhadap masyarakat, terutama generasi muda. "Kami berharap dengan adanya kegiatan ini, siswa-siswi SMP Muhammadiyah 1 Kota Madiun dapat menjadi lebih waspada dan siap dalam menghadapi bencana," ujarnya.

Kegiatan ini diakhiri dengan sesi tanya jawab dan simulasi pertolongan pertama pada korban, sehingga siswa-siswi dapat mempraktikkan pengetahuan dan keterampilan yang telah diperoleh.

Semoga ke depan ilmu ini bisa bermanfaat (MJK)